everyone has a piece

Sunday, December 17, 2006
Gue percaya, bahwa setiap orang dilahirkan di dunia ini untuk menjalankan suatu "misi." Dan gue percaya, setiap orang yang hadir dalam hidup gue pun memiliki misi nya masing2 yg bisa mengubah hidup gue dengan cara yg tidak bisa gue tebak. Dan gue pun berharap, bahwa gue hadir dalam hidup orang2 terdekat gue pun untuk menjalankan misi gue.

4 tahun yg lalu, gue berkenalan dengan seseorang di kantor. Bos gue. Well, she's been my boss for these past 4 years. Entah gimana dan kenapa gue sendiri jg lupa, kita bisa langsung dekat dan klop. I think it's also because we share the same vision and way of thinking. We have a lot of common. Kadang2 aga2 menakutkan jg; sebelum dia menyelesaikan suatu kalimat, gue udah bisa nebak dan menyelesaikan kalimat dia dengan tepat. Intinya, we make a great team.

Lalu apa misi beliau dalam hidup gue? Well, gue percaya beliau bukan hanya sebagai atasan di kantor, tapi jg merupakan mentor gue dalam hidup. Beliau memberikan contoh leader yg baik, mengajarkan gue banyak pengetahuan teknikal maupun personal, dan yg terpenting, beliau lah yg membuka cakrawala gue untuk menemukan apa yg mau gue lakukan dalam perjalanan karir gue.

Lucky for me, hubungan kami adalah simbiosis mutualisme. Gue berkesempatan untuk memberikan jalan untuk beliau menempuh jalan karir yg selama ini dia impikan. Walaupun sedih karna gue harus kehilangan bos yg benar2 gue admire, respect .. dan selalu bisa diandalkan untuk urusan karir, gue ikut senang dengan perubahan ini.

Well, her turn has come. I can't wait mine.
posted by w-nie at 9:35 PM | Permalink | 1 commenti

The Best Gift

Wednesday, July 05, 2006

About twenty-two years ago, I asked my mom to give me a little sister. My reason was because all my dolls were not real babies; however big they are, they could not cry and poop, and so I couldn't feed them and change their diapers. It was not fun to play mommy with a fake baby.

Not long after that (guess God heard my prayer), my mom got pregnant with a baby girl. Eventhough having a third child was not in my parents' agenda at that time.

Now I realise, this is actually the best gift that God ever given me. Not only I have someone to blame and throw anger at, I get the chance to share my experience and 'wisdom' with.

posted by w-nie at 3:57 PM | Permalink | 2 commenti

Puasa Pertama di Negeri Singa

Wednesday, June 28, 2006
Singapura, Desember 1999

5 bulan sudah gue berdomisili di negeri Singa demi menimba ilmu. Bulan puasa datang. Layaknya umat muslim yg lain, gue pun menunaikan ibadah puasa. Namun tidak seperti teman2 lainnya, gue males banget bangun pagi buat nyiapin makan (sendiri) dan sahur (sendiri). Mendingan pasang weker, bangun, minum air putih, lanjut bobo lagi.

Selama beberapa hari gue bertahan dengan rutinitas itu. Sampai suatu hari Cecep, teman satu hall gue waktu itu, memaksa gue untuk ikutan sahur bareng anak2 Indonesia muslim lainnya di hall seberang. Masih dirundung males bangun pagi apalagi plus jalan ke hall seberang yg jaraknya kurang lebih memakan waktu 10 menit kalau ditempuh dengan jalan kaki, gue pun menolak ajakan Cecep berkali2.

Ternyata Cecep memang teman sejati. Pantang menyerah, itulah dia. Hampir tiap pagi, Cecep dateng ke kamar gue, bangunin gue sahur dan ngajak ke hall seberang. Dan tiap kali itu pulalah gue menolak ajakannya. Males. Ngantuk. Didorong rasa kemanusiaan, Cecep pun memaksa gue untuk meminum sebotol air mineral yg dibawanya, sekedar jaga2 agar gue gak dehidrasi selama puasa. Dengan terkantuk2 gue pun meminum air yg disodorkannya tsb, lalu balik lagi ke tempat tidur untuk melanjutkan aktivitas favorit gue di bulan puasa: tidur.

Akhirnya, setelah 5 hari berturut2 gue puasa dengan bermodalkan air nya Cecep, gue pun tergoda untuk mencoba ikutan sahur rame2 di hall seberang. Berkat ajakan Cecep, gue pun rela jalan kaki dalam keadaan setengah bangun.

Ternyatah! Sahur rame2 itu super fun sekali! Malahan, di sinilah gue berkenalan, dan akhirnya akrab dengan anak2 NUS dari Indonesia lainnya. Di sinilah gue berkenalan dengan Aki (corong massa), Inad (miss drama), Nopal (sohib bigos), mba Win (drama queen), Burik dan masih banyak lagi. Gak cuman itu, di sinilah pertama kalinya gue belajar membedakan antara bayam dan kangkung (Hey, mirip banget gitu, mana gue tau kalo bayem sama kangkung itu ternyata beda!)

Masak rame2, nunggu imsak, solat berjamaah, dilanjutkan dengan gossip sampai pagi (haha) ... I really treasure those moments.

All thanks to Cecep. Makasi lagi, ya Cep!
posted by w-nie at 2:24 PM | Permalink | 1 commenti

Pernikahan Dini

Friday, June 16, 2006
Mengapa kali ini gue membicarakan pernikahan? Bukan, bukan karena gue udah mikir untuk nikah dalam waktu dekat ini, tetapi karena entah kenapa tahun ini SANGAT BANYAK SEKALI teman2 gue yg menikah, terutama di bulan2 antara Juni dan Agustus.

Sekalian gue mengucapkan mohon maaf kepada teman2 yg tidak akan bisa gue hadiri pernikahannya, dikarenakan cuti dan bebas fiskal yg terbatas. Sehingga gue harus memilih manakah pernikahan yg akan gue datengi. Jangan takut, keputusan gue adalah berdasarkan first-come-first-serve, bukan pilih kasih semata. Hurhruhrur.

Menilik pertanyaan orang2 kepada gue akhir2 ini: Wen, giliran loe kapan? Gue biasanya hanya menjawab: Gw kloter belakangan aja deh. Mulanya sih ok2 aja ditanyain gitu. Tapi lama2 mikir juga dong, kenapa sih musti buru2? Emang di muka gue udah ada tulisan: "Siap nikah, siapa cepat dia dapat"??? Atau lebih parahnya lagi jika sampai otak gue ter-brain-washed dengan pikiran: "Wah, temen2 udah pada nikah nih. Gw juga musti nih kalo gak mo ketinggalan kereta".

Dan baru2 ini gue menemukan jawaban yg pas banget dan langsung kena di hati gue: "Marriage is not About How Fast You Find Your Bride/Groom; It's About How Long You Can Spend Your Life With Your Other Half". Poetic? Well if you want to say so. For me, this is just the best answer.

For those who are going to get married this year, cheers! May you live happily ever after!
posted by w-nie at 2:27 PM | Permalink | 3 commenti

Wisdom Teeth Surgery

Saturday, May 06, 2006
Bebeapa taun yg lalu gue dikasih tau dokter gigi langganan keluarga gue bahwa gigi geraham bungsu gue tumbuh horizontaldan in the long run bisa mengganggu gigi di depannya. Intinya, si geraham bungsu harus dicabut. Total 4: atas kiri-kanan, bawah kiri-kanan.

Setelah bertahun2 berusaha mengumpulkan keberanian, akhirnya kemarin gue memberanikan diri untuk bener2 operasi. Entah kenapa, tapi gue gak terlalu takut2 amat. Mungkin ini karena gue udah bener2 tau apa yg akan gue alami dan mendengar pernyataan dari seorang teman yg memang ganbatte sekali dan katanya tidak sakit.

Jam 10.30 gue udah sampai di RS. Registrasi dan administrasi selesai, gue duduk manis di ruang tunggu sambil membuka2 majalah dengan santai. Jam 11.15, nama gue dipanggil suster. Masuklah gue ke ruang ganti, langsung pakai topi, sepatu dan baju operasi layaknya akan menjalani operasi “beneran”.

Dari situ gue dituntun ke dokter, dan ternyata dokternya masih sangat muda (late 20s?) dan cewe pula. Bukannya underestimate, tapi kalo di Indonesia, dokter2 gigi ternama kan semuanya senior. Ok, not to make myself more panic, gue pun langsung konsen ke prosedur operasi dan resiko2 yg bisa diakibatkan yg dijelaskan sang dokter secara jelas dan lengkap. Adalah resiko untuk menjadi numb setengah lidah, gusi, bibir seumur hidup dengan kemungkinan 1%, terjadi sinusitis dengan kemungkinan 3% dll.

Setelah semua beres, gue dituntun menuju ruang operasi. Ruangannya sangat simple, karena alat2 operasi yg menyeramkan belum dikeluarkan. Bagus! Jangan bikin gue tambah panik! Setelah gue rebahan di kursi dokter gigi, langsung gue dihajar dengan 4 suntikan. 3 yg pertama gak sakit, tapi yg terakhir sakit sekaleee kaya jerawat dipencetin waktu facial.

Setelah itu seluruh tubuh gue ditutupi kain ijo kecuali daerah mulut. Untung! Gue prefer this way, biar ga usah ngeliat alat2 menyeramkan yg akan keluar-masuk mulut gue.

Setelah itu operasi pun dimulai. Gue ga bisa ngerasain apa2, tapi gue bisa merasakan tekanan ketika gigi gue dicabut paksa, ketika gusi gue dijahit gue bisa merasakan benang keluar masuk mulut, jadi intinya gue bisa mengira2 apa yg sedang terjadi di luar!

Oh, ini gak sehat. Pikir gue. Gue langsung berusaha mengalihkan pikiran ke hal2 yg menyenangkan. Gue mencoba mengingat2 liburan2 gue ke Thailand, pantai2 indah nya, tapi entah kenapa susah banget. Ujung2 nya pikiran gue balik lagi ke “sekarang lagi diapain ya?”

1/2 jam berlalu, operasi pun kelar. Karena gusi gue masih berdarah, gue dikasih kapas khusus buat digigit untuk membantu penghentian pendarahan. Painkiller, antibiotik dan obat kumur pun musti gue konsumsi 3 hari sekali.

So here I am, hari ketiga sejak operasi. Gusi masih bengkak dan berdarah sedikit, badan lemes karena makan bubur2an dan sup2an mulu. Karena si antibiotik, gue jadi ngantuk terus. Hmmmh 1 bulan lagi gue akan menjalani hal ini lagi, untuk gigi yg kiri. Oh hidup.
posted by w-nie at 11:23 AM | Permalink | 0 commenti

Quarter-Year Resolutions, 2006

Wednesday, April 26, 2006
I know it's kinda late to have new resolutions for the year, but it's better to be late than never, rite? Ok, here's my list:

- No more extreme shopping, instead, allocate more money to savings and investments (****)
- No more smoking (**)
- Exercise regularly (****)
- No more junk-food (well, once in a month is ok), instead, switch to fruits and vegetables (**)
- No more everyday-after work-coffee shop-hopping, instead, allocate more time to read your

textbooks (***)

There. The list is up. Let's see how far I can go.

Note:
**** extremely hard
*** hard
** medium-hard
* not hard
posted by w-nie at 5:18 PM | Permalink | 1 commenti

Website Favorit Baru

Wednesday, April 19, 2006

Long wiken Paskah.
Gue di rumah ajah.
Nemenin pacar ngelarin skripsi.
Sembari berusaha mencari hobi pribadi.

****** diem, mikir, ah susah nyari kata yg berrima ******

Akhirnya gue buka2 situs di internet mengenai home decorating. Terbersit sebuah nama yg sangat terkenal: Martha Stewart. Begitu ngeliat situs Home Living nya, waaaaaaaaaaah, gue bagaikan anak kecil yg masuk ke toko permen!

Klik2 sana sini, banyak sekali tips2 seputar membersihkan rumah, menata lemari, membuat hiasan2 dan kerajinan tangan, mempersiapkan dekor pesta, superrrrrrrrr menyenangkan!!! Berjam2 gue mlototin situs nya yg full info2 menarik itu.



Bahkan untuk edisi Paskah, ada video2 khusus yg memeragakan bagaimana cara membuat coklat telur paskah dengan hiasan2 indah di kulitnya, bagaimana menghias keranjang paskah, membuat rumput2an warna warni untuk diisi di keranjang paskah, dll.

Untuk edisi rumah, favorit gue ada video tentang demo menata lemari linen. Bagaimana si ibu Martha mengajarkan cara melipat taplak meja dan menyimpannya secara baik dan benar (dengan digulung di roll-an super besar, lalu dicover dengan plastik lalu diberi label supaya gampang mengenalinya). Untuk tiap bagian di lemari, diberi label khusus menggunakan pin2 yg bisa dibeli di toko hardware. Untuk menyimpan bedcover, digunakan kotak plastik khusus yg ada ventilasinya untuk menghindari jamur.

Selain itu, situs ini juga memiliki Video Library yang berisi kumpulan video2 Martha Stewart yg memperagakan banyak sekali hal menarik! Dari masak-memasak, memanggang kue, tips2 dan sebagainya. Satu yg patut dilihat: 30 things you should know. Ada: how to tie a bow-tie, how to paint, how to open a champagne, how to eat a lobster (!!!), how to do the loundry, how to load dishwasher, how to make chocolate cookies, how to make Bolognese sauce dan masih banyak lagi.

Dan ternyata, si ibu Martha ini punya acara Apprentice juga yg masih di bawah bendera Om Donald Trumph. Wuiih. Ck ck ck menarik sekali!
posted by w-nie at 3:15 PM | Permalink | 0 commenti

::WENCH::

Name:
Location: Singapore

F4 (Finance, Fashion, Food and Fun lifestyle)

Credits

  Distributed by:
Template copyright :
V4NY ONLY TEMPLATES
Powered by :
Powered by Blogger